Author : Melrose Burhan @cmELFb
Cast : Kim RyeoWook
Kang Miina
Super Junior member(cameo)
Yo! my 1st Posted Fan Fiction!!! READ THIS! xD
PS : KALO KEPANJANGAN.. DI BOOKMARK AJA! Soalnya Panjang Banget...
(suggested song : Yesung - Waiting for You, Super Junior M - Blue Tomorrow, Yesung feat Luna - And I Still Love You , Ryeowook – One Fine Spring Day, lagu2 mellow dah!)
ONE FINE SPRING DAY..
This story about Ryeo's lost Love..
Author POV
2 bulan sebelum album Bonamana dirilis..
"Ah, aku? Membuat lagu solo untuk album ke 4?" Wookie terkejut, mendengar manager.. "Ya, kan suara mu bagus.. Jadi, tolong buat sebuah lagu yg bagus ya!" Manager tersenyum pada Wookie dan pergi..
"Hmm, tp lagu apa ya? Aish, otak ku lg blank!!! Omo~" keluh Wookie sambil berbalik menuju pintu dormnya..
Di Pintu depan dorm..
"Yaa~ kau kemana saja?" Tanya Yesung dengan nada agak kesal.. "Ohh, Mianhe hyung.. Tadi aku dipanggil Manager, ada apa?" Wookie menjawab. "Tolong belikan Ramyun~!" KyuHyun, EunHyuk, dan SungMin berteriak.. "Nah, ini uangnya, beli saja secukupnya di Mini Market Ahjumma di dekat apartemen, tolong ya Wookie! ^^" Yesung memberikan sejumlah uang kepada Wookie dengan aegyo nya.. *xD* "Ne, Hyung.. Tunggu ya.." Wookie hanya menurut dan segera keluar, menuju lift dan turun ke lantai dasar..
Di Luar Apartemen..
"Uhh, dingin sekali di luar.. Wah, sudah sepi ya. Biasanya masih ramai.. Memang jam berapa ini?" Wookie melihat jam tangannya.. "Astaga! Aigo! Sepertinya aku td bicara dengan Manager hyung terlalu lama, sampai member2 kelaparan! Ah, aku harus cepat >,
Di Mini Market..
"Annyonghaseyo Ahjumma!" Sapa Wookie pada Ahjumma langganan SuJu yg sering mampir disitu.. Wookie langsung berlari ke tempat Ramyun.. Tapi, ia terpeleset dan menabrak seorang gadis.. "Aigo! Mianhe! Jongmal mianheyo! Maaf, aku terburu-buru sampai terpeleset.." Wookie meminta maaf sambil membungkuk meminta maaf. "Ah, tidak apa2.. Aku juga daritadi sibuk sendiri sampai tidak memperhatikan sekitar.." Gadis itu tersenyum dan menyuruh Wookie untuk berdiri..
"Omona.. Kau, Kau.. Kau kan Super Junior RyeoWook kan?! Astaga, aku tidak menyangka bisa bertemu langsung! Aku Kang Miina, panggil saja Miina! Pangawoyo! ^^" Gadis yg bernama Miina itu tidak menyangka bisa bertemu salah 1 idolanya.. Kim RyeoWook.. "Ne, pangawoyo ^^ Miina-ssi.. Kau tidak apa2 kan?" "Ah, tidak apa-apa kok, oh iya, jangan panggil Miina-ssi! Aku kan masih muda, panggil Miina, saja!" Miina menjawab Wookie. "Baiklah Miina, emm, aku mau beli Ramyun.." Wookie melanjutkan percakapan. "Waa, pasti buat member2 SuJu yg lain kan?" Miina menebak." "Ne, benar sekali! Tadi aku bicara dengan Manager hyung lamaa sekali, jadi lupa waktu dan lupa member2 lain deh :p" Wookie menjawab dengan sangat ramah.. "Ohh, ya sudah.. Kalau begitu aku permisi dulu ya.. Aku senang sekali sudah bertemu Kim Ryeowook yg sebenarnya ^^! Annyong!" Miina segera berlari ke kasir dan keluar Mini Market..
RyeoWook melanjutkan membawa beberapa ramyun ke kasir. "Eh, Ahjumma, Miina itu siapa ya? Sepertinya ia familiar sekali tadi.." Tanya Wookie. "Miina itu anak perempuan(ya iyalah! --") yg tinggal dekat sini, dia tinggal sendiri di asrama sekolahnya. Dan, hampir tiap ada keperluan dia selalu kesini!" Jelas Ahjumma.. "Wah, dia masih sekolah, pantas ia bilang masih muda." Lanjut Wookie. "Iya, di Sekolah khusus Seni dan Musik! Makanya suara nya bagus, dan pintar main alat musik!" Jelas Ahjumma(lg). "Wah, kebetulan.. Aku lg mencari ide untuk laguku! Kalau begitu aku besok kesini lagi deh! Ahjumma, kalau dia kesini lg, bilang aku ingin bertemu dengannya ya! Gamsahamnida Ahjumma ^^!" Wookie segera memberi uang dan lari dengan tersenyum kembali ke apartemen, ke dorm nya..
"Yaaaaa! RyeoWook-ah! Kembaliannya?!" Ahjumma berteriak dari dalam Market.. *wkwkwk*
RyeoWook POV
Ah! Gadis yg namanya Miina itu, sepertinya menarik.. Yah, ia juga lumayan manis.. Ia putih, rambut nya panjang, cantik, dan mirip gadis idealku! Haha, besok aku akan bertemu lg dengannya.. Pikir ku sambil menunggu lift yg dinaiki sampai ke lt.11. "HYUNGG! AKU PULANG!" Aku berteriak ceria. "Yaa, kau ini.. Aku hampir bermimpi indah, dan kau baru datang.." Yesung keluar dari kamar sambil mengusap2 rambutnya yg keliatan habis bangun tidur.. "Ah! Akhirnya! Ayo cepat masak Wookie! Aku lapar sekali!!!" EunHyuk langsung berlari ke meja makan dan duduk. *padahal dibikin aja belom.. Plak! :p* "Ne, sabar ya Hyung.." Aku segera menuju dapur dan merebus air. "Hey, kau habis ngapain? Senang sekali kelihatannya.." SungMin datang dari belakang sambil mengambil gelas. "Ah, tidak apa-apa hyung, aku baru saja bertemu dengan seorang fans yg menarik.." Aku menjelaskan sambil tersenyum dan melanjutkan memasak. "Oh, seperti apa orang nya? Sampai kau sebut menarik.. Dan, masih saja ada orang yg belanja di Mini Market Ahjumma jam 1 pagi?" EunHyuk ikut bertanya. "Hmm, suatu saat kau akan tahu, hyung.." Aku kembali memasak, dan Ramyunnya sudah matang! Aku membawa Ramyun itu ke meja di mana EunHyuk hyung duduk.. "Ya! Ya! YA! YAAAA!!! KyuHyun!!!!! Kau ini masih sadar atau tidak? Ramyun ny sudah jadi! Kau mau makan atau tidak?" SungMin berteriak memanggil Kyu yg sedang sibuk dengan gamenya. *dasar GameKyu! :p* "Ne, Ne.." Kyu akhirnya tersadar *emang kesurupan? --", lah kan author yg bikin! Plakk!* semua memulai makan dengan lahap.. Ah, aku senang melihat para hyung ku makan makanan ku sampai habis.. "Ah, terimakasih Wookie!" Ucap Yesung, SungMin, EunHyuk, dan KyuHyun. "Ne, Chonmanneyo hyung ^^" aku membalas. "Hey, cepat tidur, besok siang kan kita harus ke studio untuk latihan album ke 4!" Kata Yesung hyung. "Oh, baiklah.. Selamat Malam semua.." Aku segera masuk ke kamar bersama Yesung hyung yg sekamar denganku, dan tidur.
AUTHOR POV
Esok Paginya..
"Heh, Heh, HEH! Yaaaa! Bangun!!" Teriak LeeTeuk yg masuk ke dorm lt.12 bersama HeeChul dan DongHae untuk membangunkan mereka yg masih tertidur. "Ne, Ne hyung.. Bzzz" ucap Yesung setengah tidur.. "Hoaamm, Annyonghaseyo hyung.." Wookie akhirnya terbangun.
Di sisi lain, Heechul bertugas membangunkan KyuMin.. "Ugh, apa-apaan ini?! Ya! Kamar kalian berantakan sekali!! Ya! YA! Banguun!!" Teriak Heechul *serem uy.. Wkwk* "Awas! Ada Pencuri!" Teriak SungMin kaget dan langsung terbangun. (ngigao *aa, imut :3*) "Pencuri darimana -_-" ledek LeeTeuk yg masuk. Dan, KyuHyun belum jg terbangun! Heechul segera menuju tempat tidur Kyu dan mengguncang2 badan Kyu yg masih tertidur pulas.. "Diam kau semua! Aku adalah pemimpin baru kalian! Hahaha! Ayo berangkat! Kita serbu musuh kita! Ayo bawa senjata kalian! Ya! Tembak! Tembak! Hahaha" igao KyuHyun sambil tertawa2 *ngakak, kok bisa?* "Ya, SungMin-ah! Apa yg terjadi dengan anak ini? Dia jd gila ya, kalau tidur.." Ledek Ichul. "Molla, hyung.. Aku saja setiap tidur, dia masih main game, pake teriak2 lg.." SungMin membantu Ichul membangunkan Kyu. Lalu...
BRAKK! KyuHyun terjatuh dari tempat tidur.. "Ah! Good Morning hyung!" KyuHyun segera terbangun *-_-"*
Di sisi yg 1 lg..
DongHae bertugas membangunkan EunHyuk.. *bahaya, EunHae alerts! XD*
"HyukJae~ sudah pagi! Ayo bangun~!" Hae membangunkan Hyuk dengan aegyo.. "Wae? Kau di sini rupanya.. Hari masih dingin.. Temani aku tidur saja.." Hyuk berkata sambil tidur. "Mwo? Iya-ya! Pagi ini dingin sekali.." Ucap DongHae yg menyelinap ke selimut EunHyuk dan tidur berdua.. *ini bangunin, ato ikut tidur? -_-"*
Dan akhirnya Heenim datang *kalo Heechul dateng, jd Horror gitu ye, wkwk* "Yaaaaaaaaaaaa!!! Kalian ini jangan Pacaran terus!! Ayo cepat bangun atau aku Cium!!" Teriak Heechul sampai EunHae terkejut dan berlari keluar kamar ketakutan(?).
Finally, 1-1 member lt.11 mandi, dan setelah itu langsung menuju SME Building.. Di sana mereka berlatih lagu dan dance untuk proyek album ke 4 mereka sampai malam. Dan kira-kira jam 10 malam mereka baru pulang menuju dorm mereka..
RyeoWook POV
"Hmm, udah malem bgt nih, habis ini aku langsung ke Mini Market Ahjumma! Aku kan ingin bertemu dengan Miina! Ayo Cepat!" Ucapku dalam hati dengan ceria dan agak tidak sabar.. Mobil SJ baru memasuki area depan apartemen, dan aku segera minta ijin untuk pergi ke Mini Market lg. "Ya, kau mau beli apalagi?" Teriak Yesung hyung dr pintu saat aku keluar dr mobil. "Ah! Cuma keperluan pribadi ku Hyung! Sebentar saja kok!" Ucapku sambil berlari dr kejauhan. Aku segera berlari menuju Mini Market dengan semangat, namun, karena terlalu bersemangat lari, tanpa sadar aku sampai di depan pintu Mini Market dengan lari ku yg belum terkendali, sampai aku menabrak seorang gadis dan ia terjatuh keras.. *lagi? Demen amet nabrak cewe.. Wkwkwk #plaaak* "Aigoo! Kau ini kenapa sih? Liat-liat dong kalau msh ada orang di depan pintu! Sakit tau!" Bentak Gadis itu kelihatan kesal, sambil mengelus punggung, dan lututnya yg terlihat merah karena tejatuh. "Astaga! Ya Ampun! Maafkan aku! Aku benar-benar tidak sengaja! Maaf ya! Biar kubantu obati lukamu!" Aku membungkuk meminta maaf sampai aku tidak melihat wajahnya lagi.. "Ish, ya sudah cepat Tanggung Jawaaaaab!! Kalau aku cidera, nanti aku tidak cantik lagi nih!" Gadis itu membentak ku lg, dan langsung menarik ku berlari ke sebuah asrama, meski aku belum pasti melihat wajahnya.. Tapi, Jangan-jangan, itu.. Miina? Kang Miina?! Belum sempat aku meneriaki namany, aku sudah ada di depan pintu sebuah kamar asrama.. "Cepat masuk dan obati aku!" Bentaknya lg, "Eh.. Permisi.." Aku menyela nya, menunjukan wajahku. "Omo! Wookie Oppa?! Kenapa kau bisa...???? Kyaaaa!!" Ia sempat berteriak, namun spontan segera kututup mulutnya, dan menarik dia ke dalam kamar itu, karena takut orang-orang mengetahuiku di sini.. "Ah, Maaf Oppa! Aku sudah membentak-bentak mu tadi!! Aku benar-benar tidak tau itu RyeoWook Oppa!" Ia membungkuk meminta maaf padaku, "Aigo, tidak perlu minta maaf! Kan aku yg salah! Seharusnya aku yg minta maaf! Hmm, sini lukanya aku obati.." Aku segera menyuruh nya duduk di kasurnya dan mengambil kompres Es dan plester. Ya, kamarnya kecil, banyak barang, namun rapi! Kulihat ada keyboard di sebelah pintu, dan banyak kertas tangga nada di atas meja belajarnya.. Aku yakin ia anak yg rajin dan pintar. Perlahan-lahan aku mengompres lutut nya yg masih merah dan agak lecet, sedikit merasa bersalah. Tapi, akhirnya aku juga bertemu lg dengan Miina :p. "Ah! Pelan-pelan! Sakit.. Perih.." Miina menjerit pelan kesakitan sambil meniup-niup lututnya yg sedang dikompres Wookie. "Maaf ya Miina, aku tidak sengaja menabrak mu sampai kamu luka gini.." Aku meminta maaf padanya yg masih meniup lututnya. "Memangnya, ada apa perlu apa sih?" Ia bertanya padaku, aha! Ini kesempatan menyampaikan tujuanku! "Kata Ahjumma kamu masuk jurusan seni dan musik kan? Dan aku yakin suara dan kemampuan bermain musik mu bagus! Jadi, aku ingin minta tolong.." "Eh? Tidak juga ah! Haha, bisa aja Oppa ini.. Tapi, minta tolong apa ya?" Katanya sambil terkekeh. "Begini, kan sebentar lg album ke 4 SJ akan keluar.. Nah, aku dapat kesempatan membuat sebuah lagu untuk solo album ke 4. Kang Miina, bantu aku ya!" Ucapku tersenyum, dan tanpa kusadari aku menggenggam kedua tanganya..
Miina POV
Omona.. Apakah ini mimpi atau bukan? Tanganku digenggam oleh Super Junior Kim RyeoWook dan aku dipercayai untuk membantu nya.. Perasaan ku sekarang jadi campur aduk pula, senang, kesal, sakit, dan aku jadi jatuh cinta padanya.. Aish! Kembali berpikir Jernih Miina! Aku hanya seorang fangirl biasa yg bertemu dengan idolanya. Aku tidak pantas untuknya.. Aku melamun memandang wajahnya. "Eh, Miina? Miina? Ya.. Miina! Jadi bagaimana?" Panggilan Wookie membuyarkan pikiranku. Dan langsung aku mengangguk-angguk semangat.. "Kalau begitu, besok malam aku akan kesini lagi.. Sekarang kau istirahat dulu saja ya ^^, aku pulang dulu.. Selamat Malam" Wookie akhirnya beranjak dari kamarku dan keluar dari kamarku sambil tersenyum.. Perlahan aku mengikutinya dr balik pintu, sampai-sampai rival ku yg bernama Lee Hyuna menyadari keberadaan Ryeowook yg baru saja keluar dari kamarku.. Ia segera berlari menghardikku dan berkata "Ya! Apakah itu benar Super Junior Kim RyeoWook?! Katakan padaku! Apa yg kalian lakukan?!" Ia membentakku, segera aku jawab agar orang2 tidak ikut curiga, "Ya, iya itu RyeoWook! Ia tadi tidak sengaja membuat ku cedera! Dan ia hanya membantu mengobati lukaku!". "Ah, begitu saja? Kalau begitu.. Lain kali aku minta tolong.. Tolong pertemukan aku dengannya! Kau kan temanku..." Ucap Hyuna.. Deg! apa ini mungkin? Ia meminta tolong padaku? Padahal selama ini ia selalu membenci dan memaki ku.. Tapi, apa boleh buat, aku menjawab "I.. Iya.. Kau tunggu saja, siapa tau ia akan datang lagi kapan2.." Tanpa mengucap terimakasih, ia segera kembali ke kamarnya. Sempat kulihat Evil Smirk nya yg membuat ku berperasaan tidak enak.. Akupun kembali ke kamar dan tidur...
Keesokan harinya, kujalani kehidupan sehari-hari. Dan pada malam hari, ia benar-benar datang ke asrama ku lg.. Kami membuat lagu bersama, tertawa, dan berbagi cerita.. Kalau begini aku jd tambah cinta... Ah! Sadarlah Miina!!!
RyeoWook POV
Malam ini aku kembali ke asrama Miina dan mulai membuat susunan not lagu untuk di-aransemen *author sok tau*, diselang-selang menyusun lagu kami jg berbagi cerita, dan kadang tertawa bersama. Wajahnya ketika tertawa dan tersenyum terlihat manis, dan ini pertama kali aku jatuh hati pada seorang gadis setelah Debut.. Apa aku jd jatuh cinta pada Miina..? Setelah berjam-jam, tahap pertama pembuatan lagu selesai, not-not lagu mulai tercipta dan terbentuk.. Kemampuan musik nya bagus, ia sangat berbakat menciptakan lagu. Ia juga orang yg mengasikan. Akhirnya aku kembali pulang ke dorm dengan senyuman di wajahku.. Ah, aku tidak sabar untuk hari esok dan seterusnya! "Oppa, ini Ramyun nya!! Ayo makan!" Miina berteriak kesenangan sambil membuka panci ramyun nya, kami berdua makan bersama sambil terus memikirkan ide untuk lagunya.. Dan pada suatu pagi yg dingin.. Aku sangat malas untuk bangun, musim dingin memang paling nyaman untuk tidur.. Lalu Miina SMS "Oppa! Jangan tidur terus di musim dingin ini ya! Jaga kesehatan, dan jangan malas berlatih untuk album ke-4 ya! Salam untuk Super Junior Oppa! ^^" .......................................................................................... Hari-hari berlalu, jam terus berdetak, musim pun berganti.. Hingga hari itu datang.. Pembuatan lagu ku sudah hampir sempurna, tinggal judul dan lyric lagunya yg belum terpikirkan.. Aku dan Miina semakin dekat.. Untuk kesekian kalinya, aku datang ke asrama Miina lagi. Tapi, tidak ada orang di kamar nya.. Aku cari keluar asrama, Tidak ada... Sampai aku mencari di taman, ya dia ada di sana. Segera aku berlari menyapanya "Miina! Sedang apa? Di malam yg dingin ini ke taman?". "Ah! Aku ingin menanam bibit bunga kok, aku ingin menumbuhkannya untuk kuberikan pada ibuku.." Ia menjawab ku halus sambil menaburkan bibit ke atas tanah. "Hah? Memang ibumu kenapa?" Aku bertanya. "Oh, dia meninggal saat aku masih kecil, dan ayahku pergi meninggalkan ku di asrama. Dan aku ingin memberi bunga untuk pemakaman ibuku." Ia masih menjawab dengan halus, namun mulai kudengar isak tangisnya. "Hhhhh.. D..dan.. Sekarang aku hanya Sendiri..." Kulihat air matanya jatuh ke tanah, tepat di atas bibit yg ia tanam.. Akhirnya, aku segera melepas jaketku, dan memakaikan ke atas punggungnya. Dan, akupun memeluknya lembut.. Hembusan angin bertiup kearah kami, tapi angin itu hangat.. Sangat hangat.. Apakah ini tanda bahwa musim semi akan datang? Entahlah, tp kehangatan yg kurasakan denganya sangatlah nyaman.. "Ahh, terimakasih Oppa.." Ia melepasku, dan ia kembali ke asramanya meninggalkan ku.. Esok malamnya, seperti biasa aku mendatanginya lagi.. Kali ini kulihat moodnya sudah kembali biasa.. Disela-sela pekerjaan kami, ia bercerita "Oppa, kau tau? Musim yg paling aku suka adalah musim Semi.. Di Musim Semi semuanya terlihat indah, hangat, dan cerah. Bunga-bunga mekar, Burung-burung terbang bernyanyi, orang-orang berjalan dengan senyum, dan penuh kebahagiaan. Tapi.. Mengapa sebelum musim Semi, adalah Musim Salju? Yg Dingin, semua tertutup salju, dan suram...? Ingin aku meninggalkan musim Salju secepatnya untuk bertemu musim Semi. Tapi aku tau, sebentar lagi musim Dingin akan berakhir dan musim Semi akan datang.. Namun, ingin aku lewati secepatnya.. Saat itu, akhir musim Dingin adalah yg terburuk bagiku.. Dimana hari tepat ibuku meninggalkanku, sebelum hari ulang tahun ku yg ke 11.. Ibuku meninggal dunia sehari sebelum ulang tahunku karena kecelakaan.. Ayahku yg bersalah pergi meninggalkan ku, dan hanya menitipkan ku disini hingga sekarang seorang diri.. Aku mungkin tidak punya banyak teman, tapi aku selalu berharap Musim Semi yg baru akan datang menyambut hidupku.. Tidak perlu banyak teman, tapi dengan bahagia sudah membuatku senang.. Oppa, kau mau jadi sahabatku kan? Mungkin sahabat yg kupunya hanya Oppa.. Aku ingin punya sahabat, yg bisa menemani hariku, tertawa, menanam bunga, bermain musik, lagu, menghiburku.. Dan.." Ia bercerita panjang lebar, hatiku tersentuh segera ia belum selesai aku menyentuhkan jari telunjukku di bibirnya.. "Ssth, aku tau.. Sebenarnya aku tidak berharap menjadi sahabatmu.. Tapi, lebih dari itu.. Maukah kau menjadi pacarku.. Kang Miina?"
Miina POV
"Ssth, aku tau.. Sebenarnya aku tidak berharap menjadi sahabatmu.. Tapi, lebih dari itu.. Maukah kau menjadi pacarku.. Kang Miina?" Ucap Wookie.. Deg! Deg! Hatiku berdetak cepat... "Oppa.. Aku senang tawaran Oppa.. Tapi, aku hanya seorang gadis biasa, dan aku takut fans Oppa akan membenciku.." Aku menjawab lirih.. "Tidak, menurutku, kau lebih dari itu.. Setiap hal yg kau lakukan selalu menarik bagiku.." Ucap nya menenangkan ku.. "Hahhh, Terimakasih Oppa sudah suka padaku.. Tapi untuk saat ini, beri aku waktu :)" dengan tulus aku menjawab. "Ya, akan kutunggu.." Kemudian kami melanjutkan tugas2 kami seperti biasa...
AUTHOR POV
Tanpa mereka sadari, ternyata Hyuna mendengar perkataan Ryeowook dan Miina.. Ia menggeram dan mengeluarkan Evil Smirk nya dan kembali ke dalam kamarnya.. "Huh, baru begitu saja hah? Janjiku belum kau tepati? Kau akan MATI Kang Miina....!" Segera ia membanting pintu dan tertawa jahat...
............................................................................................
Hari-hari berlalu, hari semakin hangat.. Bunga mulai mekar..
Ryeowook berencana untuk membuat kejutan untuk hari ulang tahun Miina yg tinggal 2 hari lg... Tepatnya pada awal musim Semi.. Saat Miina berkuliah, Wookie menyempatkan diri untuk membeli bunga dan diam-diam datang ke asrama Miina, dan menghias kamarnya..
RyeoWook POV
"Ah! Sudah selesai! Ahh, ruangan ini jd harum dan segar.. Sekarang tinggal menunggu Miina pulang.." Aku putuskan untuk bersembunyi di depan asrama dekat gudang agar orang2 tidak melihatku.. Menunggu dan menunggu.. Miina belum datang, waktu sudah menunjukan jam 8 malam, biasanya jam 7 ia sudah mulai pulang. Ada apa ya? Aku coba menghubungi HP nya, HP nya di-non-aktifkan.. Yahh, apa boleh buat. Aku terus menunggu, tiba-tiba setetes air jatuh di atas kepalaku.. Tetes demi tetes air jatuh ke bumi, hujan turun. Aku tidak bisa pulang, aku hanya memakai hoodie, dan gudang ini 1-1nya tempat berteduh, kecil dan sempit.. Aku terus menunggu sudah stengah 9.. Ia belum datang... Aku mulai mengantuk, namun dalam tekadku aku bertekad akan menunggu dan menyambutnya dengan ceria.. Hujan semakin deras, jam 9 malam... Kulihat ada seorang gadis berlari-lari menuju pintu gerbang. Ia terlihat kehujanan, semakin dekat gerbang.. Astaga! Itu Miina! Ia kehujanan, dan berlari-lari ditengah hujan.. Tiba-tiba saat ia berlari, ia terpeleset dan jatuh.. Segera aku berlari menuju Miina, tidak peduli aku akan sakit atau kehujanan yg penting ia bisa sehat di hari2 sebelum ulang tahunnya. Aku segera melepas hoodieku, memakaikan ke atas kepalanya, dan segera menggedong nya ke punggungku. Kulihat ia terkejut, dan ia menangis, "O.. Opp.. Oppa..? Kenapa kau bisa disini?! Kau bisa sakit! Kau kan msh byk pekerjaan dan kau tidak boleh sakit! Biarkan saja aku yg sakit!". "Tidak! Jika aku melihatmu sakit, hatiku lah yg akan lebih sakit dan bersalah! Jangan pikirkan aku! Tenang saja.." kubawa ia menuju kamarnya.. "Tapi, kenapa Oppa? Ada apa?" Ia turun dari gendonganku dan membuka pintu kamarnya.. "Jajaaaaang!!! Ini kupersembahkan untukmu! Anggap saja hadiah ulang tahun dariku!" Aku berteriak girang.. Seketika itu juga ia menangis lagi..
Miina POV
Suasana hatiku menjadi hangat.. Ruangan kamar ku penuh bunga.. Harum, namun kulihat beberapa bunga mulai layu.. "Tapi, kenapa Oppa? Kau menungguku daritadi? Maafkan aku Oppa... Aku terlalu lama mengerjakan tugas.... Kau pasti menungguku daritadi siang?" Aku masih menangis, aku bahagia.. Lalu, Wookie segera memelukku dan mengusap-usap punggungku.. "Cup, cup.. Tidak apa-apa, aku bahagia jika kamu bahagia.. Sekarang kau sudah bahagia kan? Aku juga bahagia kok... Terimakasih ya Miina..". "Oppa, jika suatu saat aku akan pergi jauh, Oppa akan selalu mengingatku kan?" Tanyaku spontan. "Kenapa bicara begitu? Tentu saja.. Kita akan selalu bersama.." Wookie membalas.. Aku merasa hangat dalam pelukannya.. Ingin kukatakan, Jangan lepaskan aku......
............................................................................................
Hyuna POV
"Cih, si Brengsek Miina itu sedang apa?! Nikmatilah sisa hidupmu Kang Miina! Sebentar lagi kau akan benar-benar pergi jauh! Hahahahaha" benci, aku benci melihat setiap kali Miina dipuji atau disayang orang.. Walau ia tidak punya teman sekalipun.. Kali ini aku benar-benar muak padanya! Akan kulenyapkan Miina dari hidupku! Hahahahaha.... ............................................................................................
The day before Spring comes...
RyeoWook POV
Hmm, besok Miina ulang tahun ya? Ah, aku belum menyiapkan hadiah... "Wookie! Bersiaplah! Sebentar lg kita akan latihan ke SM Building lagi!" Ucap Teuki hyung menepuk pundakku.. "Ah, ne Hyung..." Aku bersiap menuju SM Building.. Sebelumnya aku SMS Miina "Miina, maaf aku tidak bisa datang cepat malam ini.. Tapi, tunggu aku ya.. Aku akan segera menemui saat aku pulang.." Lalu aku segera menuju Van SJ dan berangkat...
Miina POV
"Ah, SMS dari Wookie Oppa ya? Kkk, ya sudahlah.. Aku hari ini jg sedang bebas.. Kalau begitu, aku mau melihat bunga ku..." Aku berjalan menuju taman sambil menggenggam HP ku... Ah! Sudah mulai tumbuh, tp masih kuncup ya... Aku harap besok saat ulang tahun ia sudah mekar... Seketika itu juga, ada yg memanggil namaku.. "Kang.. Mii.. Na.. Kau.. Su..dah.. Si..ap....?" "Siapa ya?" Saat aku membalikkan badanku, semua berubah menjadi gelap..........
AUTHOR POV
"Hahahaha, sesuai janjiku, kau akan segera MATI!" Kekeh Hyuna sambil menyeret Miina yg sudah tidak sadar.. Ia mengambil HP nya dan segera mengirim SMS ke Ryeowook.. "Kau suka padaku? Cepat ke Asramaku.. Aku sudah tidak sabar.." SMS terkirim..
Jam 10 Malam..
'Ping! Ping!' HP RyeoWook berbunyi..
Disela istirahat ia membuka HP nya..
1 Message from Kang Miina
"Kau suka padaku? Cepat ke Asramaku.. Aku sudah tidak sabar.."
RyeoWook POV
"Eh? Ada apa ini? Tidak seperti Miina, ada apa ya?" Seketika itu aku segera berfirasat buruk.. Tunggu dulu... "Aku sudah tidak sabar?" Aish! Pasti ada yg tidak beres! Aku segera berlari meminta ijin pada Teuk hyung... "Hyung! Ini darurat! Aku harus pergi sekarang!" Dengan tergesa-gesa aku segera berlari keluar.. "Eh? Wookie kenapa?" Tanya Teuki "Ah, jangan-jangan ia sudah punya pacar.." Tebak SungMin "Tapi kenapa bisa sampai tergesa-gesa begitu? Kelihatannya ada yg tidak beres..." Hyukkie menambahkan "Ya, sepertinya ada yg aneh.. Mending kita susul saja.. Kita tidak bisa membiarkan eternal magnae kita kesusahan!" Tambah Teuki dan diikuti seluruh member... Aku berlari secepat mungkin menuju asrama Miina.. Tak peduli aku dilihat orang, atau tertabrak, yg aku pedulikan sekarang adalah keberadaan Miina! Akhirnya aku sampai di gerbang asrama.. Aku berlari ke atas kamar Miina.. Dan.. Pintu terbuka.. Keadaan sudah sangat mengenaskan.. Darah berceceran di mana-mana.. Dan yg lebih parah, tetes darah menetes dari atas.... Ya Tuhan... Kulihat tubuh Miina tergantung dr atas.. Kaki nya terikat tali dan mengeluarkan darah.. Sedangkan kepala nya menghadap kebawah.. Wajahnya yg putih cantik terlihat pucat.. Tubuhnya yg seksi *buset, disaat kea gini msh ngomongin seksi -_-* hanya dibalut dress putih yg mulai kusam dengan darah.. Segera aku menuju arah Miina.. "Miina! Miina! Bangun Miina!!!" Aku berusaha membangunkannya, air mata ku mulai jatuh.. "Akh, O.. Opp..a... Uhukk! Sepertinya aku akan.. Uhukk! Pergi jauh.." Ucapnya lemah.. "Tidak! Kau harus kuat! Aku disini! Jangan kau tega meninggalkan ku!" Aku membentaknya dengan air mata menetes.. "Oppa... Tidak.. Apa-apa.. Aku yg salah.. Uhukk!! Ak.. Aku.. Senang.. Punya.. Orang yg sangat perhatian.. Seperti Oppa..." Ucapanya semakin lemah.. Matanya perlahan mulai terpejam.. "TIDAK!!! Kau harus bisa Bertahan! Ya! Kang Miina!!! Akupun belum mengucapkan ulang tahun ataupun memberikanmu hadiah!! Jangan kau pergi dulu!!" Aku semakin berteriak dengan air mata yg mulai banjir menetes.. "Oh.. Oppa.. Kalau itu.. Aku tidak butuh.. Karena, Oppalah hadiah terbaik bagiku.. Gomawo Oppa.... Uhukk!! Uhukk!!" Kali ini ia batuk darah.. Aku memeluk kepalanya dan menangis... 12 o'clock... Tiba-tiba Miina terangkat, dan..... Dihempaskan tubuh Miina dari atas... BRUKKKK!!! Tubuh Miina terjatuh ke atas lantai... Darah segar keluar dari tubuhnya.. "TIDAK!! Miina!!! Bertahanlah! Bangun Miina!!" Aku meletakkan kepalanya di atas pangkuanku.. "Akh, Oppa.. Rasanya hangat.. Go..Ma..Wo... O..pp..a..." Itu adalah ucapan yg kudengar darinya.. Segera aku mencium bibirnya meski penuh darah.. Dan kurasakan hembusan napas terakhirnya... "Aaaaaaaaa! Kang Miina! Bangun!!! Lagu kita belum Selesai kan? Ayo Bangun!!! Kenapa kau bisa tidur tepat di hari ulang tahunmu hah?! Kang Miina! BANGUN!!! Aku bahkan belum mengucapkan Selamat Ulang Tahun untukmu!! Kenapa kau tega pergi lebih dulu?! Ya! KANG MIINA!!!! BANGUNlah untukku!" Aku berteriak dan menangis di atas tubuh yg sudah tak bernyawa itu... Tak lama, SJ hyung datang.. Mereka benar-benar tidak percaya atas yg terjadi, begitu juga denganku.. Ah, ingin aku kembali tidur saat musim dingin dan berharap ini tidak benar terjadi.. Tapi nyatanya....
1 minggu kemudian... A One Fine Spring Day..
Tepat seminggu setelah kematian Miina.. Aku berkunjung ke taman dimana ia pernah menanam bunga.. Ya, bunga yg ia tanam sudah tumbuh, dan mekar.. Seperti yg ia inginkan.. Suatu musim Semi yg hangat.. Sayang, di hari ulang tahunnya itu sendiri menjadi hari kepergiannya.. Ia belum sempat merasakan udara hangat di musim semi... Kubawa bunga2 yg ia tanam ke pemakamannya.. Kuletakkan diantara pemakaman Miina dan ibunya... Aku berlutut, di antara nya.. Dan menemukan secarik surat di atas kuburan Miina.. Kubuka dan kubaca isi surat itu..
"To : Kim RyeoWook SJ Oppa! Masih ingat pertama kali kita bertemu? Saat itu kau sedang mencari Ramyun kan? Dan kau menabrakku saat itu! Tau tidak? Rasanya sakit! Tapi setelah tau itu kau! Aku langsung sembuh deh! Kkkk... Dan juga, saat kedua kali kita bertemu, kau kembali menabrakku! Dan yg kali itu sakit sekali!!! Lututku sampai lecet! Tapi, Oppa mau saja mengobati lukaku.. Saat Oppa mengobati ku, rasanya perih!!! Tapi, Oppa menghiburku, jadi rasa sakit itu ikut hilang.. Saat itu Oppa juga minta tolong aku untuk membuat lagu, dan Oppa jg memegang tanganku! Omo, tangan Oppa itu halus dan hangat! Itu pertama kalinya untukku loh! Lalu, kita mulai mengerjakan lagunya dengan ceria.. Ah! Banyak sekali pengalaman-pengalaman menyenangkan saat proses pembuatan! Mulai dari makan Ramyun, waktu itu Oppa menyuapiku kan? Karena aku sibuk menulis.. Haha, Dan juga, aku pernah SMS Oppa agar jangan tidur terus! Lagipula kebanyakan tidur kan jg tidak sehat.. Pikirkan juga kesehatan Oppa.. Dan, waktu itu Oppa membantuku menanam bibit bunga.. Haha, setiap hari kita rawat dan disiram.. Sampai-sampai Oppa pernah salah menyiram bunga dengan rumput, dan juga memberi makan burung dengan bibit bunga! Aduh! Oppa ceroboh ya? Hihi.. Dan juga, saat aku pulang telat, kehujanan dan terpeleset saat hujan deras.. Dan Oppa menunggu dan menggendongku.. Itu juga pertama kalinya bagiku.. Bahkan terakhir kali aku digendong seperti itu.. Saat aku masih umur 7 tahun.. Hhaha, aku jadi seperti masih bayi!! Tapi aku tidak berat kan? Saat itu, Oppa menyiapkan kejutan yg tidak terlupakan untukku.. Taukah Oppa? Bunga2 itu, masih aku simpan.. Meski sudah layu, tapi masih aku keringkan dan menjadi pengharum buku loh! Oppa juga coba ya! Dan juga.. Soal itu saat aku mengucapkan "Jika aku akan pergi jauh.." Aku sudah tau.. Rivalku Hyuna.. Ia sudah merencanakan untuk melenyapkanku.. Tapi, aku tulus menerimanya.. Memang.. Aku salah, ia pernah meminta tolong padaku untuk ingin bertemu padamu.. Tapi belum aku tepati.. Dan takkan.. Karena, aku takut kau akan menyukainya.. Dan aku ditinggalkan.. Jadi aku berusaha melindungimu dengan mengorbankan nyawaku sendiri, agar kau tenang... Ah, aku ingat.. Saat itu aku jg menceritakan cerita Musim Semi ku kan? Oppa jg memberikan ku suatu tawaran spesial kan?? Ah, tapi sampai sekarang belum aku jawab ya.. Aku ingin sekali menjawab, tapi sepertinya tidak akan bisa lagi.. Tapi dengan penjelasan ku tentang Hyuna, mungkin Oppa tau jawabannya.. Ya, aku suka Oppa.. Oppa yg terbaik untukku.. Terimakasih sudah mengajariku yg namanya CINTA.. Oppa adalah Cinta pertama dan terakhirku.. Oh! Dan lagunya, maaf aku tidak bisa mendampingi Oppa melanjutkan lagunya.. Tapi, aku akan terus berdoa untuk Oppa dan member SJ agar tetap berusaha dan bersemangat untuk album ke 4.. Kalau begitu, janganlah bersedih! Teruslah tersenyum! Dari surga akan ku berikan pelangi dan juga kebahagiaan.. Terimakasih Oppa... Kang Miina.."
Aku membaca surat itu dengan tangis dan juga senyum.. Dasar gadis bodoh.. kau.. Kau.. meninggalkan ku dengan banyak beban..
“Yaa… Ahjumma.. kau mungkin beruntung punya anak gadis yg manis seperti malaikat..” Tiba-tiba, pelangi muncul di atas langit.. Sungguh indah.. seketika itu, muncul angin hangat, dan terbentuklah wujud Miina...
"Oppa! Siapa yg Bodoh?! Kau sudah dapat judul lagunya kan? Jangan cepat putus asa Oppa.. Aku akan selalu membantumu.. Dan juga.. Kita akan selalu bersama kan?"
Lalu wujud itu hilang terbawa angin..
"Ya, tentu saja.. Dan, aku sudah dapat judul lagunya.. One Fine Spring Day... Terimakasih Miina.. Kang Miina..."
---------------The END--------------
Wakakak, akhirnya ini FF selesai juga!!! Jujur ini FF pertama yg SUKSES SELESAI! Soalnya kebanyakan bikin FF tapi kgk dilanjutin -_-… Maap kalo ceritanya GJ, tp ada romantic, sedih ny jg kan?? Maap kalo Sad Ending.. tapi, ini bikin FF berminggu-minggu… secara ampe 20 page! -_- bikin nya di BB.. ampe copy paste lewat PM FB.. di potong-potong… Soalnya kepanjangan.. wkwkwk..
Jangan lupa, komen yee! Happy Reading!
Follow Twitter : @cmELFb
____________________________________________________________________
Tambahan Foto (Miina & Wookie) + Lyric lagu biar jelas.. baca yg lyric Inggris… semoga nyambung ama ceritanya….

Kim RyeoWook as Kim RyeoWook SJ
aaaaaaaaaaaa, Foto nya KEREN! XD
One Fine Spring Day :
[RYEOWOOK] Geu nalchuhruhm ddaddeuthan baram boolgo,
Geudaega saranghaduhn hwaboonen kkochi pigo
Uhneun saenga ddo bomnari deuriwuhdo,
Ajikdo nan gipeun gyuhwool jameul jago shipuh
Ajoo muhlli, ajoo muhlli geudaega innayo
Sashil nan geudaega maeil geuriwoonde
Ajoo jageun, ajoo jageun sasohan guhtdeuredo
Maeil geudaega saenggagi naBangan gadeuk nama wirohae jooduhn
Geudae hyangkiga kkot soge da heutuhjyuh
Uhnjenganeun neukkil soo uhbseulkka bwa
Geudae idduhn gongkirado bootjaba doogo shipuh
Ajoo muhlli, ajoo muhlli geudaega innayo
Sashil nan geudaega maeil geuriwoonde
Ajoo jageun, ajoo jageun sasohan guhtdeuredo
Maeil geudaega saenggagi na
Harooga myuht dari dwego,
Uhnjenganeun nae mamedo oneul gateun sae bomi ol tende…
Ajoo muhlli, ajoo muhlli muhn gose inneyo
Geudaeui maeireun bomnarira miduh
Ajoo muhn nal, ajoo muhn hootnal geudae nareul mannamyuhn
Neul hamkkeyuhddago yegihae jwuh
One Fine Spring Day :
[Ryeowook] A warm wind is blowing like it was that night
The flowers you lovingly planted have bloomed
Before I know it spring has come again
I still want to deeply sleep like it’s winter
You are so very far, so very far
To be honest I miss you every day
Even the very small, very small trivial things
make me think of you every day
Your comforting scent fills the room
in the flowers scattered around
Because I’m afraid one day I won’t be able to feel it
I want to take hold of even the air that you were in
You are so very far, so very far
To be honest I miss you every day
Even the very small, very small trivial things
make me think of you every day
A day becomes months
It seems that even in my heart too a new spring has come…
You are in such a far away, far away, far off place
I believe to you every day is spring
On a far off day, a very far off future, if you see me again
Tell me we were always together


ALL, Pada Comment ya! Biar niat POST FF lagi! Thanks! ^^
ReplyDelete